T he
 
samsarik.com
samsarikers official website
"Orang-orang yang selalu hanya mencari emas di luar sana, mereka tidak akan pernah mendapatkannya. Karena emas sebenar-benarnya adalah diri mereka sendiri!" -samsara-  
Sekilas tentang buku Trilogi SAMSARA

© Pande Putu Setiawan

"Semua berawal dari keinginan,
keinginan berubah menjadi hasrat,
hasrat berubah menjadi tindakan,
tindakan berubah menjadi takdir."
- Uphanisad -

Sejenak menoleh ke belakang, setelah menulisi lembar - per lembar buku kehidupan dengan pena mimpi, tawa - tangis, suka - duka, pergi - diam, coba - gagal - berhasil, hitam - putih, pagi - malam, peluh, cinta. Suatu ketika lembar - per lembar catatan itu juga dibaca sahabat, dijadikan obat patah hati, obat mengeluh, 'teman' tidur, teman jalan, teman sepi. Dan maka SAMSARA telah meretas sejarahnya sendiri...

Suatu ketika seorang pemilik galeri seni melihat draf tulisan ini teronggok di sebuah meja budar di Studio Taman Jiwa. Ia ingin membeli hak visual dari tulisan-tulisan secara ekslusif. Berpikir sejenak, bahwa karya bukan harus dihargai dengan lebih banyak materi dan ekslusivitas, tapi manfaat untuk lebih banyak orang....., itulah kebahagiaan terbesar seorang penulis, maka SAMSARA akhirnya dipublikasikan untuk kalian!

SAMSARA berterimakasih kepada:
Terimakasih tak terhingga untuk Sang Pencipta pemilik semua rahasia dan inspirasi yang telah memberikan sepercik bunga apinya dalam air kata-kata yang mengalir di nadi pena mimpi. Kedua orang tua yang tak pernah lelah berkarya dan panutan sejati. Thanks to Radziyanthie 'cahaya' yang tak kan pernah padam - keep shining! Dama for SAMSARA Sang Nata! Puput yang udah ampe 'jereng' :) ngelayout, Mas Agung Rudiyanto buat grafis yang 'beyond' my expectation, of course Regina for the angelic face, Dr. Kardi Suteja Neka dan Kajane Mua Villa Ubud - Bali buat jejak-jejak tangannya. Trims buat semua orang dan tempat yang telah memberi inspirasi lahirnya tulisan-tulisan ini. Thanks to semua Samsarikers yang telah membaca SAMSARA dan mengirimkan coment pada saya lewat sms, e-mail, ato telp langsung.... thx guys! You rock!!! SAMSARA is yours now..!!! Not mine anymore!

Credit tentang judul:
'SAMSARA' berasal dari bahasa sansekerta yang berarti siklus kelahiran dan kematian. Dalam karya ini ia didefinisikan bahwasanya keseharian kita sendiri adalah samsara, bangun - tidur, pagi - malam, sel-sel dalam tubuh juga membelah dan menggantinya dengan yang baru setiap nano detik. Bukannya sungai mengalir dari gunung ke laut dan kelak ia menguap menjadi hujan dan jatuh lagi di gunung? Semua berawal di kosong dan berakhir di kosong. Semua berawal di satu tempat dan berakhir di tempat yang sama. Semua dari kita terikat SAMSARA dan kelak semua akan berakhir di tempat yang sama darimana kita berasal!
"Karena hidup adalah samsara!".... bebaskan dirimu dengan karya hidup!


Trilogi Samsara

Trilogi 1 SAMSARA : "Kita Semua adalah Monyet"
Kumpulan Tulisan ( Launched: 14 Februari 2008)

Kamu Tidak Sendirian di Hutan Samsarik Ini...

Manusia terlahir di dunia ini membawa takdirnya masing-masing bukan? Ada yang terlahir menjadi manusia, pohon, ikan. Ada yang cacat fisik, kaya, dll. Tapi akhirnya lebih banyak yang cacat hati dan pikiran. Kemudian kita membentuk nasib di 'hutan samsarik' ini. Bahwa kita semua tak ada beda, sekiranya kalau kita hanya 'ribut' saja. Tidak ada yang lebih baik dan lebih buruk. Yang membedakan hanyalah apa yang kita perbuat! Seketika seekor monyet yang sedang tertidur pulas di atas pohon terbangun berkata kepada kerumunan manusia yang ada di bawahnya: "Ah.... sekarang kalian ribut soal global warming,... yang ngerusak bumi kalian-kalian juga...!"

Trilogi 2 SAMSARA : "..........................................."
Kumpulan Tulisan

Mencinta dan hiduplah! Akhirnya 'cinta' menemukan definisinya yang tepat, matang, dewasa. Kita menemukan arti hidup. Memiliki: kekayaan materi, keluarga baru, dll. Kita bisa mendefinisikan hidup 'sedikit' lebih bijak. Memberikan yang terbaik pada orang-orang yang kita cintai. Bahwa pada akhirnya kita memahami cinta adalah lebih besar dari sebatas pemenuhan hasrat dan keterikatan. Sebagian tulisan pada buku ini dibuat di Vientiane - Laos dan Bangkok - Thailand. Temukan cerita yang tampak lebih matang........

SAMSARA 2 sudah selesai ditulis! Mohon bersabar ya menunggu terbit sesabar saya menunggunya juga.


Trilogi 3 SAMSARA : "..................................................."
Sebuah Novel

Nah.......The Alchemist - Paulo Coelcho telah menjadi karya sederhana namun menginspirasi banyak generasi. Dan Laskar Pelangi - Andrea Hirata pula telah mewujudkannya. Apa esensi berkarya sejatinya, meninggalkan warisan paling berharga kepada bumi, air kata-kata!, karena kita tak kan bisa memberikan bumi yang lebih baik, setelah kita sendiri yang merusaknya dan melelehkan salju di kutub. Tetap dengan bahasa yang 'sederhana', seperti apa yang selama ini telah menjadi 'nafas' setiap karyanya, Pande telah mempersiapkan sebuah novel yang akan menutup karya ini hingga menjadi karya yang benar-benar 'tak kan termakan jaman'.
Buat kalian!
Bahkan bukan untuk dirinya sendiri!


SAMSARA Extended?
   

Pujian untuk Samsara:

“Banyak sekali petikan-petikan hidup yang besar dan mengejutkan dari orang-orang yang sering kita buang dan ia pungut.”
- EPJ. Deddy P., Gramedia, Bali

“Buku yang tak kan pernah termakan jaman...”
- Seny, T.B. Toga Mas, Yogyakarta

“Membuka mata hati bahwa di dunia banyak sekali sisi-sisi kehidupan yang tidak pernah kita ketahui dan jumpai tapi berarti."
- Rya, Harian Bisnis Bali

“Beberapa kali aku baca, tetap penuh filosofi hidup!”
- Jay, Bali Post

“Kamu bisa melukis inspirasi yang membuat orang buta bisa mengerti jejak-jejak warnanya. Andai saja aku bisa melihat sendiri bintang dari tempat-tempat yang kamu jejaki. ”
- Zy, Penulis

“Aku merasakan perbedaan dalam diri setelah baca tulisanmu ... Sampai saat ini aku berpegang teguh akan cinta awal dari sebuah kehidupan baru .., sepertimu.”
- Wida, Blogger

“Impressive! You really write with your heart and that brings us into your story easily. Very enjoyable!”
- Selly A. Muzamil, Mahasiswi - Singapore

“Sangat khas… mengalir… idealis…. Berani. Identik dengan cinta dan keindahan dalam makna yang sangat universal.”
- Cimas, Mahasiswi

“Kamu telah membantuku belajar bagaimana aku menerima dan bersyukur untuk semua yang terjadi di hidupku…”
- Ira, Mahasiswi

“Karya kamu seperti pohon yang menghasilkan O2. Aku memang tidak berteman dengan gunung, lembah, sungai dan salju. Aku hanya mengenal mereka dari televisi, koran dan ceritamu.
- Dama, Karyawati

"Samsara, karya lelaki yang memiliki kepekaan tinggi seorang wanita.
Salut..."
- Yanlie, Mahasiswi

"A book that could make me think and think and think again... it's a really good book...everytime i read it, it feels like a rendevouz with the other part of me.. hidup sastra!!! time to read something more educated..."
- Dinda Wiguna, Produser

"Kembali pulang ke tempat orang2 yang aku sayang, walau cuma untuk 3hari doang,,, Sesuai tradisi, aku pasti curhat sma kakak sepupuku, tentang hidup, tentang cinta, tentang kekesalanku pada orang2 dan diriku,, and than kakakku yang baru aja nyetak bukumu 'SAMSARA' memberikannya untukku... "Baca aja, daripada aku capek2 ngasih nasehat mending aku ngasih buku yang bisa jadi juru bicaraku.. :) " And than bener, 'SAMSARA' mengajarkanku banyak hal., ga cuma sekedar nasehat, tapi pencerahan hidup... =) Makasih udah nulis 'SAMSARA' :)
- Ambar, Pelajar - Jakarta

“Sangat menyentuh! Aku belajar banyak dari kata hati yang kau curahkan. Sang penulis hati!”
- Ngurah, Cheft

 
"kamu tidak sendirian di hutan samsarik ini!"